RESUME TEORI EKONOMI MAKRO 2
NAMA : DUTA ATMA JATI A.N
KELAS : MANAJAMEN B1
NIM
: 222010200014
MAPEL : EKONOMI MAKRO
3 PERMASALAHAN POKOK YANG BERKAITAN DENGAN PEMBAHASAN
ILMU EKONOMI
WHAT ?
Masalah ekonomi yang pertama yaitu
menyangkut tentang barang apa yang akan diproduksi dan berapa jumlahnya.
Masalah ini berhubungan dengan diri kita sendiri dan masyarakat lainnya,
sebelum menentukan produksi nya kita harus tau keinginan, selera, dan kebutuhan
konsumen itu seberapa banyak/seberapa besar.
Contoh :
saat ini banyak sekali trend baju kebarat-baratan, dan banyak sekali macamnya,
di kondisi ini kita harus bisa memanfaatkannya. Misalnya baju, sepatu, dll.
Jangan kita asal produksi, yang ada produksi yg kita keluarkan tidak sesuai
dengan kebutuhan masyarakat sekarang/bisa dibilang sedikit peminat
HOW ?
Masalah
ekonomi yang kedua yaitu bagaimana cara memproduksikan barang dan jasa. untuk
pertanyaan ini cukup simple saja, kita harus harus menentukan :
1. 1. Siapa
yang akan melakukan produksi.
2. 2. Dengan
sumber daya apa.
3. 3. Menggunakan
teknik produksi apa. Dll.
kemajuan
teknologi, saat ini banyak sekali Negara yang lebih banyak memproduksi
menggunakan mesin.
Contohnya
: Negara maju seperti jepang, singapura, Taiwan. Bagaimana dengan Indonesia sendiri? Indonesia juga tetapi tidak
sepenuhnya karena teknologi Indonesia tidak begitu pesat sehingga lebih banyak
menggunakan tenaga kerja manusia dan disinilah terjadi perbedaan Indonesia
memiliki sumber daya manusia melimpah sedangkan contoh itu tadi jepang
mengalami kelangkaan dalam hal sumber daya manusia sehingga menciptakan mesin
yg beragam fungsi.
WHO ?
Masalah
yang ketiga yaitu untuk siapa? pasti untuk kita semua, masyarakat. Tetapi tidak
hanya sekedar memproduksi sudah selesai. Kita harus perlu mengawasi,
mengontrol, dan memperhatikan.
a. 1. Apakah hasil produksi sudah didistribusikan ke
masyarakat secara adil dan merata?
b. 2. Apakah limbah pabrik sudah dibuang ditempat yg
seharusnya, tidak sembarangan?
Contohnya
limbah pabrik tadi. Itu semua termasuk dalam sikap/etika. Dengan struktur yg
bagus maka semua akan berjalan lancar kita.
SEKELOMPOK
MANUSIA YANG MENEMPATI LAPISAN SOSIAL BERDASARKAN KRITERIA EKONOMI
Kelas sosial merupakan
sekelompok manusia yang menempati lapisan sosial berdasarkan kriteria ekonomi.
Kelas sosial dibagi menjadi tiga golongan yaitu :
a.
Golongan Kapitalis Atau Borjuis.
Borjuis (kata sifat: borju) adalah sebuah kelas sosial dari orang-orang yang dicirikan oleh kepemilikan modal dan kelakuan yang terkait dengan kepemilikan tersebut. Mereka adalah bagian dari kelas menengah atau kelas pedagang, dan mendapatkan kekuatan ekonomi dan sosial dari pekerjaan, pendidikan, dan kekayaan.
b.
Golongan Menengah.
Kelas menengah atau middle
class adalah sekelompok masyarakat yang mampu mencukupi dirinya sendiri. Mereka
tidak masuk ke kelompok orang kaya atau kelompok orang miskin, mereka berada di
tengah.
c.
Golongan Proletar.
Proletariat (dari Bahasa Latin:
proles) adalah istilah yang digunakan untuk mengidentifikasikan kelas sosial
rendah; anggota kelas tersebut disebut proletarian. Awalnya istilah ini
digunakan untuk mendeskripsikan orang tanpa kekayaan; istilah ini biasanya
digunakan untuk menghina atau merendahkan.
Kelas sosial timbul karena adanya perbedaan dalam
penghormatan dan status sosialnya. Kadangkala seseorang atau individu dalam
masyarakat memiliki dua atau lebih status yang disandangnya secara bersamaan.
MASALAH
EKONOMI MAKRO (DILIHAT SECARA GARIS BESAR)
Ekonomi makro adalah ilmu
ekonomi yang mempelajari ekonomi secara garis besar atau secara makro, Secara
umum ekonomi makro ini fokus pada 3 permasalahan utama ekonomi yaitu : Inflasi
yaitu kenaikan harga -harga barang secara umum atau menurunnya nilai mata uang
terhadap mata uang asing. Secara garis besar permasalah kebijakan ekonomi
makro mencakup dua hal yaitu :
1. 1. Masalah jangka pendek atau masalah stabilisasi
perekonomian, yaitu tentang inflasi, pengangguran dan neraca pembayaran.
2. 2. Masalah jangka panjang atau masalah pertumbuhan ekonomi.
MASALAH-MASALAH
EKONOMI MAKRO YANG SERING TERJADI
Masalah-masalah ekonomi makro yang sering terjadi dibagi
menjadi 5 yaitu :
1. 1. Pertumbuhan
Ekonomi Terganggu permasalahan ekonomi makro yang merasakan dampak adalah
kalangan bisnis, pengusaha dan produksi. Misalnya pabrik besar dan perusahaan
maupun usaha bisnis lainnya.
2. 2. Tajamnya Angka Pengangguran dan Kemiskinan Permasalahan
ekonomi makro yang tidak dapat dihindari, semakin banyak pengangguran. Akibat
perusahaan yang tidak mampu bersaing dan bertahan, akhirnya bangkrut.
3. 3. Terjadinya Krisis Nilai Tukar Uang Terhadap Utang Luar
Negeri Seperti yang kamu tahu bahwa Indonesia memiliki permasalahan ekonomi
makro. Salah satunya bentuk utang ke luar negeri.
4. 4. Terjadi Inflasi Terjadinya inflasi tinggi akan
berpengaruh pada tingginya utang luar negeri yang mempengaruhi dunia perbankan
di Indonesia. Bentuk kesulitan yang paling terasa masalah likuiditas. Akibatnya
terjadi kemacetan di sektor usaha akibat terlalu besar beban utang negara.
5. 5. Kekalahan
Daya Saing konteks daya saing dalam hal ini adalah daya saing melawan
perusahaan besar yang memiliki power besar. Sehingga pasaran secara nasional
pun menjadi lesu dan terkesan lamban.
KEBIJAKAN
EKONOMI MAKRO
Kebijakan makro ekonomi
adalah bentuk kebijakan yang diambil oleh pemerintah suatu Negara yang pada
prinsipnya bertujuan untuk menstabilkan perekonomian dan menciptakan
pertumbuhan ekonomi ke arah yang positif.
TUJUAN DARI
KEBIJAKAN EKONOMI MAKRO :
Kebijakan Ekonomi Makro
bertujuan untuk menstabilkan harga barang dan lapangan pekerjaan. Pada akhirnya
kondisi ini akan memberikan dampak yang baik bagi suatu negara.
Contoh : fenomena makro ekonomi yang pernah terjadi adalah inflasi, tingkat harga, pertumbuhan ekonomi, pendapatan nasional, Produk Domestik Bruto (PDB), dan fenomena pengangguran.

Komentar
Posting Komentar