RESUME TEORI EKONOMI MAKRO 5
NAMA : DUTA ATMA JATI A.N
KELAS : MANAJAMEN B1
NIM : 222010200014
MAPEL : EKONOMI MAKRO
KEBIJAKAN EKONOMI
(FISKAL DAN MONETER)
Kebijakan
fiskal adalah langkah-langkah pemerintah
untuk membuat perubahan masalah-masalah ekonomi yang dihadapi. Kebijakan fiskal merujuk pada kebijakan yang dibuat
pemerintah untuk mengarahkan ekonomi suatu negara melalui pengeluaran dan
pendapatan (berupa pajak) pemerintah.
MACAM - MACAM KEBIJAKAN FISKAL
Ø Kebijakan
fiskal dari segi teori
a) Kebijakan fiskal fungsional: merupakan kebijakan
dalam pertimbangan pengeluaran dan penerimaan anggaran pemerintah ditentukan
dengan melihat akibat-akibat tidak langsung terhadap pendapatan nasional
terutama guna meningkatkan kesempatan kerja.
b) Kebijakan fiskal yang disengaja: merupakan kebijakan
dalam mengatasi masalah ekonomi yang sedang dihadapi dengan cara memanipulasi
anggaran belanja secara sengaja, baik melalui perubahan perpajakan maupun
perubahan pengeluaran pemerintah. Terdapat tiga bentuk kebijakan fiskal
yang disengaja. Pertama, membuat perubahan pada pengeluaran pemerintah. Kedua,
membuat perubahan pada sistem pemungutan pajak. Tiga, membuat perubahan secara
serentak baik pada pengelolaan pemerintah atau sistem pemungutan pajaknya.
c) Kebijakan fiskal yang tidak disengaja: merupakan
kebijakan dalam mengendalikan kecepatan siklus bisnis supaya tidak terlalu
fluktuatif. Jenis kebijakan fiskal tak disengaja adalah proposal, pajak
progresif, kebijakan harga minimum, dan asuransi pengangguran.
INSTRUMEN DAN TUJUAN KEBIJAKAN FISKAL
Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan
pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Asumsinya, jika
tarif pajak diturunkan maka kemampuan daya beli di masyarakat akan meningkat
dan industri pun bisa meningkatkan jumlah penjualan. Begitu juga sebaliknya.
Tujuan kebijakan fiskal adalah untuk memengaruhi jalannya perekonomian.
Meningkatkan
PDB dan pertumbuhan ekonomi. Kebijakan fiskal bertujuan untuk
meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara maksimal karena berpengaruh besar
dengan pemasukan atau pendapatan negara, meliputi: bea dan cukai, pajak bumi
dan bangunan, pajak penghasilan, devisa negara, impor, pariwisata, dan lainnya.
Selain
itu, contoh pengeluaran negara yang dimaksud di antaranya:
a. Pembangunan sarana dan prasarana umum.
b. Belanja persenjataan.
c. Proyek pemerintah.
d. Pesawat dan program lain untuk kesejahteraan masyarakat.
4 SEKTOR KEBIJAKAN FISKAL
Rumah Tangga
Konsumen
Rumah tangga konsumen adalah
rumah tangga yang melakukan kegiatan konsumsi.
Kelompok rumah tangga konsumsi
memiliki peranan atau fungsi untuk melakukan kegiatan ekonomi sebagai berikut:
1. Menerima penghasilan dari para produsen atau perusahaan
yang berupa sewa, upah atau gaji, bunga, laba, dan sebagainya.
2. Menerima penghasilan dari lembaga keuangan berupa bunga
atas simpanan-simpanan.
3. Menghabiskan penghasilan yang didapatkan tersebut di
pasar barang.
Rumah Tangga
Produsen
Rumah tangga produsen adalah
rumah tangga yang melakukan kegiatan produksi. Biasanya rumah tangga produsen
adalah perusahaan atau badan usaha yang memproduksi atau menawarkan barang atau
jasa.
Kelompok rumah tangga produsen
secara umum melakukan beberapa kegiatan ekonomi, di antaranya:
1. Memproduksi dan menjual barang-barang atau jasa-jasa,
yakni sebagai pemasok (supplier) di pasar barang.
2. Menyewa atau memanfaatkan faktor-faktor produksi yang
ditawarkan oleh rumah tangga konsumsi untuk membantu proses produksi.
3. Menentukan pembelian barang-barang modal dan stok barang
yang lain.
Pemerintah
Pemerintah termasuk salah satu
pelaku kegiatan ekonomi karena setiap kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah
dapat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi di suatu negara. Selain itu, pemerintah juga melakukan beberapa kegiatan
ekonomi lainnya, yakni :
1. Menarik pajak langsung dan tidak langsung.
2. Membelanjakan penerimaan negara untuk membeli
barang-barang kebutuhan pemerintah.
3. Meminta pinjaman dan menyewa pekerja dari luar negeri.
Masyarakat Luar
Negeri
Masyarakat luar negeri secara
tidak langsung memberikan pengaruh terhadap ekonomi negara lain sebab suatu
negara tidak akan dapat mencukupi kebutuhan dengan memproduksi barang sendiri,
tanpa adanya bantuan atau hubungan dengan negara lain.
Masyarakat luar negeri bisa
bertindak sebagai konsumen, produsen, bahkan investor. Berikut ini adalah
kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh kelompok masyarakat luar negeri:
1. Menyediakan kebutuhan barang impor.
2. Membeli barang-barang hasil ekspor.
3. Menyediakan kredit dan pemerintah dan swasta dalam negeri.
PENGERTIAN DAN TUJUAN KEBIJAKAN EKONOMI
Menurut KBBI, Kebijakan ekonomi
adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana
dalam pelaksanaan suatu pekerjaan,kepemimpinan,dan cara bertindak (tentang
pemerintah ,organisasi dan sebagainya).
Tujuan dibuatnya Kegiatan ekonomi
adalah untuk meningkatkan taraf hidup atau tingkat kesejahteraan
masyarakat.selain kebijakan ekonomi diperlukan juga kebijakan
nonekonomi,seperti kebijakan sosial yang menyangkut masalah pendidikan dan
kesehatan.
MACAM-MACAM KEBIJAKAN MONETER
Kebijakan ekonomi dibagi menjadi 3
macam yaitu:
1. Kebijakan
ekonomi makro,adalah kebijakan pemerintah yang ditujukan pada semua perusahaan
tanpa melihat jenis kegiatan yang dilakukan perusahaan tersebut.
2. Kebijakan
ekonomi meso,adalah kebijakan ekonomi yang khusus ditujukan pada wilayah
tertentu atau atau pada sektor sektor tertentu.
3. Kebijakan
ekonomi makro,ialah kebijakan ekonomi yang mencakup semua aspek ekonomi pada
tingkat nasional (agregat).
INSTRUMEN KEBIJAKAN MONETER
1. Oprasi pasar terbuka (open
market operation).
Pemerintah mengendalikan uang beredar dengan cara menjual atau membeli surat-surat harga milik pemerintah.
2. Tingkat diskonto (discount
rate) atau fasilitas diskon.
Yaitu tingkat bunga yang ditetapkan pemerintah atas bank-bank umum yang menjamin ke bank central.
3. Keuntungan cadangan minimum
(reserve requirement).
Kebijakan bank central untuk menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar,dalam mengedarkan atau memberikan kepada masyarakat.
4. Himbauan moral (moral
suasion).
Untuk mendorong finansial agar cenderung berpihak
kepada kepentingan publik.
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM BIDANG EKONOMI
Kebijakan Moneter
Ø Kebijakan moneter adalah
upaya mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang diinginkan
(yang lebih baik) dengan mengatur jumlah uang beredar.
Ø Kebijakan moneter adalah
tindakan yang dilakukan otoritas moneter (biasanya Bank Central) untuk
mempengaruhi jumlah uang beredar.
Kebijakan moneter pada
prinsipnya dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
1. Pengendalian permintaan
(Demand Management)
2. Target moneter (Monetary
Targetry).
Komentar
Posting Komentar