RESUME DIGITAL MARKETING BAB XV

NAMA : DUTA ATMA JATI AJI NUGROHO

KELAS : 4B1 MANAJEMEN

NIM : 222010200014

MATKUL : DIGITAL MARKETING

AFFILIATE MARKETING

Definisi Affiliate Marketing

    Affiliate marketing adalah konsep umum yang digunakan untuk mempromosikan website, produk atau layanan serta affiliate akan mendapatkan komisi jika konsumen melakukan pembelian melalui referensi yang dibagikan. Cara yang digunakan affiliate untuk mengarahkan konsumen ke website yaitu menggunakan link khusus. Link akan diberikan kepada affiliator melalui merchant yang akan berguna sebagai alat pendeteksi apabila terjadi transaksi pembelian melewati link tersebut.

Efektivitas dan Manfaat Affiliate Marketing

Efektivitas kegiatan affiliate marketing dapat dilihat dalam 6 indikator utamanya, yaitu:

  1. Jumlah penjualan online, merupakan jumlah transaksi secara online yang menggunakan platform seperti website yang terhubungkan dengan internet. Agar terjadi kesinambungan penjualan maka seorang afiliator harus dapat mempromosikan produk dari merchant.
  2. Jumlah aktivitas transaksi, adalah kegiatan yang menciptakan perubahan pada kondisi finansial suatu perusahaan. kegiatan ini mencakup menjual, membeli, membayra gaji dan lain-lainnya. Afiliator harus mampu membuat pasar melakukan trankasi melalui link yang telah di buat.
  3. Volume komisi, ialah upah yang didapatkan dari penjualan suatu produk. Seorang afiliator harus  mampu memastikan adanya transaksi penjualan, hal ini dikarenakan agar bisa mendapatkan komisi yang sesuai kesepakatan dengan perusahaan.
  4. Segmentasi pasar, adalah strategi perusahaan untuk memecah kelompok konsumen ke dalam beberapa kategori. Seorang affiliator harus pandai dalam mengelompokkan suatu produk untuk dipromosikan sesuai dengan kategori yang ada.
  5. Jumlah mitra, merupakan seseorang yang dapat menjalankan usaha secara bersama-sama. Jumlah mitra dapat dibentuk secara berkelompok maupun individu, namun harus tetap diperhatikan agar dapat memperluas penjualan suatu produk.
  6. Affiliasi member baru, dengan adanya affiliate marketing ini dapat membantu meningkatkan keuntungan perusahaan yang diperoleh dengan cara mengundang member baru melalui afiliasi. Semakin banyak yang berafiliasi maka konsumen yang membeli produk akan semakin banyak.

Selain itu, terdapat manfaat affiliate marketing adalah sebagai berikut:

  1. Penjualan yang stabil, konsistensi dalam penggunaan produk oleh pelanggan dapat dijadikan alasan bahwa penjual produk atau jasa terus melakukan afiliasi. Hal itu dilakukan agae tetao menjada kestabilan bisnis, penjual juga membutuhkan pemasaran maupun penjualan yang stabil.
  2. Tingkat risiko yang rendah, artinya yaitu pembangunan startegi pemasaran afiliasi yang belum pasti berhasil atau membangun tim yang belum mendapatkan hasul secara maksimal. Melalui metode ini, penjual dapat tetap memasarkan produknya dengan risiko yang kecil.
  3. Minimum biaya pemasaran dan operasional, biaya pemasaran dan operasional yang rendah dapat dilakukan dengan cara mengirangi komisi untuk afiliasi.
  4. Meningkatkan traffic perusahaan, afiliasi dapat meningkatkan traffic serta membuak peluang baru untuk memperoleh pelanggan yang baru. Selain itu, perusahaan juga dapat menyebarkan jangkuan pemasaran dengan cara yang efektif melalui bantuan pihak ketiga yaitu afiliator.
  5. Meningkatkan brand awareness, pemasaran afiliasi dapat membantu meningkatkan kesadaran merek  produk perusahaan. Dengan adanya program afiliasi, perusahaan mampu memberikan informasi mengenai produk, merek dan tautan kepada konsumen yang lebih luas.

Peran Utama dalam Jaringan Affiliate

  1. Merchant (Penjual) Yaitu pihak yang mempunyai barang atau jasa yang akan dijual secara online. Barang atau jasa yang dijual dapat berupa barang nyata (elektronik, buku, perhiasan, dll), barang maya (e-book, template web, dll) dan jasa (sewa domain, hosting, jasa bersih-bersih, dll).
  2. Affiliate (Pemasar) Yaitu pihak perantara yang bertugas untuk menjual atau mengarahkan konsumen untuk membeli barang atau jasa dari perusahaan, sehingga akan terjadi suatu transaksi dan perantara akan mendapatkan komisi dari trasaksi yang berhasil.
  3.  Konsumen Yaitu pihak yang akan membeli barang atau jasa yang telah ditawarkan oleh affiliate secara online. Pembeli akan memilih dalam membeli atau melakukan transaksi sesuai dengan penawaran yang menarik dari pihak affiliator.

Contoh platform Affiliate

    Dengan seiring berkembangnya teknologi dan informasi digital, memungkinkan konsumen untuk melakukan transaksi tanpa harus bertemu dengan produsen yakni dengan cara melakukannya secara online. Berikut ini platform affiliate yang sesuai:

  1. Tokopedia Afiliasi : Afiliasi Tokopedia merupakan program bagi para kreator Content People untuk memperkenalkan suatu produk agar konsumen merasa tertarik. Tokopedia Setiap afiliasi menerima komisi hingga 10%. Ada juga bonus komisi untuk setiap kunjungan yang dilakukan melalui link afiliasi.
  2. Shopee Afiliasi : Afiliasi shopee adalah program bagi para kreator profesional konten di media sosial untuk mempromosikan produk shopee. Afiliasi dapat menggunakan layanan . Ini adalah program utama dan memungkinkan Anda menerima komisi sebesar 2,5% hingga 10%. Biaya bervariasi menurut produk dan kategori di mana Anda berhasil menjual.
  3. Lazada Afiliasi : Afiliasi Lazada adalah program  Lazada E-Commerce yang memungkinkan calon afiliasi menerima link afiliasi sebagai materi promosi di media sosial atau website.Afiliasi dapat menemukan banyak kategori produk yang dapat dikaitkan dengan nilai berbeda . Komisi maksimal untuk produk dari Lazada berkisar 10% dari harga produk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 1