RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 2

NAMA : DUTA ATMA JATI AJI NUGROHO

KELAS : 7B1 MANAJEMEN

NIM : 222010200014

MATKUL : MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS

Membangun dan Mempertahankan Hubungan dalam Bisnis Retail

Konsep Dasar Hubungan dalam Bisnis Ritel

Hubungan dalam bisnis ritel dapat didefinisikan sebagai proses jangka panjang antara peritel dan pelanggan yang bertujuan menciptakan nilai berkelanjutan bagi kedua belah pihak. Dalam konteks ini, hubungan tidak berhenti pada satu kali transaksi, tetapi melibatkan serangkaian interaksi berulang yang membangun rasa percaya, kepuasan, dan loyalitas pelanggan.

Terdapat dua jenis hubungan utama:

  1. Hubungan dengan pelanggan: Fokus pada membangun pengalaman positif, kepuasan, dan loyalitas pelanggan melalui layanan yang konsisten.
  2. Hubungan dalam saluran distribusi: Melibatkan koordinasi antara peritel dengan produsen dan grosir untuk memastikan rantai pasok berjalan efisien. Hubungan ritel yang baik harus saling menguntungkan, transparan, dan berkelanjutan. Retailer perlu memahami kebutuhan konsumen secara mendalam agar dapat memberikan layanan yang relevan, sedangkan pelanggan memberikan umpan balik yang menjadi dasar perbaikan layanan di masa depan.
Nilai, Kepercayaan, dan Loyalitas Pelanggan
Ada tiga elemen kunci dalam hubungan ritel yang sangat penting yaitu:
  1. Nilai (Value): persepsi pelanggan terhadap manfaat yang diterima dibandingkan biaya. Contoh: Alfamart – harga terjangkau, lokasi mudah dijangkau, pelayanan cepat.
  2. Kepercayaan (Trust): keyakinan bahwa peritel akan menepati janji dan memberikan produk sesuai ekspektasi. Contoh: Tokopedia – sistem pembayaran aman dan jaminan pengembalian dana.
  3. Loyalitas (Loyalty): komitmen pelanggan untuk terus membeli dan merekomendasikan merek. Contoh: Starbucks Rewards dan MAP Club
Strategi Relasional dalam Konteks Global dan Indonesia Beberapa strategi utama yang diterapkan:
  1. Individualisasi pelanggan: layanan disesuaikan dengan preferensi tiap individu.
  2. Program loyalitas dan keanggotaan: seperti Alfamart Member Card dan Starbucks Rewards.
  3. Peningkatan layanan pelanggan: cepat, ramah, dan solutif (Tokopedia Live Chat, Grab Help Center).
  4. Tanggung jawab sosial (CSR): Uniqlo Indonesia – Donasi pakaian untuk korban bencana.
  5. Kemitraan dengan pemasok: hubungan jangka panjang untuk efisiensi rantai pasok. 
Implikasi bagi Perusahaan
Implikasi untuk perusahaan agar strategi semua terjalan dengan baik dapat dilakukan seperti:
  1. perusahaan harus berinvestasi pada teknologi CRM dan analitik pelanggan.
  2. Karyawan perlu dilatih agar mampu membangun hubungan emosional dengan pelanggan.
  3. Merek harus menjaga transparansi, tanggung jawab sosial, dan kualitas layanan.
KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat di ambil secara keseluruhan yaitu:
  1. Hubungan jangka panjang dengan pelanggan adalah kunci keunggulan kompetitif.
  2. Nilai, kepercayaan, dan loyalitas menjadi fondasi utama.
  3. Teknologi digital memperluas jangkauan hubungan dan personalisasi layanan.
  4. Contoh sukses di Indonesia: Tokopedia, Indomaret, Alfamart, Starbucks, dan Matahari.
  5. Masa depan bisnis ritel bergantung pada kemampuan menjaga hubungan manusiawi di tengah kemajuan teknologi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 1