RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 4

NAMA : DUTA ATMA JATI AJI NUGROHO

KELAS : 7B1 MANAJEMEN

NIM : 222010200014

MATKUL : MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS

JENIS BISNIS RITEL BERDASARKAN BENTUK DAN KEPEMILIKANNYA

Klasifikasi Metode untuk Lembaga Ritel


Pengertian Klasifikasi Kepemilikan

Peritel independen memiliki satu unit ritel. Pengecer independen memanfaatkan basis pelanggan yang sangat tertarget dan melayani pembeli dengan cara yang ramah dan informal. Komunikasi dari mulut ke mulut sangat penting. Pengecer ini tidak boleh mencocba melayani terlalu banyak pelanggan atau terlibat dalam harga pasar.

Ritel berantai (chain retail) mengoperasikan beberapa gerai (unit toko) di bawah kepemilikan yang sama. Ritel rantai memanfaatkan citra merek yang sudah dikenal luas, skala ekonomi, dan kemungkinan promosi massal.

Franchising/Waralaba merupakan perjanjian kontrak antara pemberi waralaba (produsen, distributor, atau penyedia layanan) dan penerima waralaba ritel, yang memungkinkan penerima waralaba untuk menjalankan usaha dengan menggunakan nama yang sudah established dan sesuai dengan pola usaha yang telah ditentukan.

Departemen sewa (Leased Department) adalah departemen di toko ritel. Biasanya departemen, toko diskon, atau toko khusus yang disewakan kepada pihak luar. Pemilik departemen sewa bertanggung jawab atas semua aspek bisnisnya (termasuk perlengkapan) dan biasanya membayar sewa dalam persentase tertentu dari penjualan. 

Sistem Pemasaran Vertikal (Vertical Marketing System) Saluran yang terintegrasi secara vertikal memberi perusahaan kendali yang lebih besar atas sumber pasokan, tetapi tidak boleh memberi konsumen terlalu sedikit pilihan produk atau terlalu sedikit gerai.

Koperasi Konsumen (Consumer Cooperative) memberikan penghematan biaya bagi anggotanya karena pembelian bersama dan kepemilikan gudang bersama. Koperasi tidak boleh mengharapkan terlalu banyak keterlibatan anggota atau menambah fasilitas yang justru meningkatkan biaya.


Faktor-Faktor yang Perlu dipertimbangkan calon Penerima Waralaba










Struktural Pengaturan dalam Waralaba Ritel










Penerima waralaba menerima beberapa manfaat dengan berinvestasi dalam operasi waralaba yang sukses
  1. Mereka mengakuisisi merek-merek ternama dan lini produk/jasa.
  2. Prosedur operasi standar dan keterampilan manajemen dapat diajarkan kepada mereka. 
  3. Upaya pemasaran kooperatif (seperti periklanan regional atau nasional) difasilitasi.
Beberapa masalah potensial memang ada bagi pewaralaba :
  1. Kelebihan jenuh dapat terjadi apabila terlalu banyak pewaralaba berada di satu wilayah geografis.
  2. Klausul pembatalan dapat memberikan hak kepada pawaralaba untuk membatalkan perjanjian tidak terpenuhi. 
  3. Royalti sering kali berupa persentase dari penjualan kotor, terlepas dari laba pewaralaba.
Pemasaran Vertikal Sistem: Fungsi dan Kepemilikan












Dalam sistem pemasaran vertikal independen, terdapat tiga tingkatan perusahaan yang dimiliki secara independen: produsen, distributor grosir, dan pengecer. Sistem ini paling sering digunakan jika produsen atau pengecer berskala kecil, distribusi yang intensif diinginkan, pelanggan tersebar luas, penjualan per unit tinggi, sumber daya perusahaan terbatas, anggota saluran pemasaran ingin berbagi biaya dan risiko, serta spesialisasi tugas diinginkan.

Sherwin-williams’ Pemasaran Sistem Ganda










Beberapa perusahaan menggunakan pemasaran ganda (sejenis ritel multikanal) dan terlibat dalam lebih dari satu jenis perjanjian distribusi. Dengan demikian, perusahaan dapat menjangkau konsumen yang berbeda, meningkatkan penjualan, membagi biaya, dan mempertahankan kendali strategis yang besar. Salah satu contohnya adalah Sherwin-Williams, yang menjual cat Sherwin-Williams di toko-toko perusahaan, tetapi menjual cat Dutch Boy di toko-toko perbaikan rumah, toko diskon lengkap, toko perlengkapan, dan lainnya.

Roda Ritel

Roda ini terdapat 4 Prinsip:
  1. Banyak pembeli yang sensitif terhadap harga akan menukar layanan pelanggan, pilihan yang luas, dan lokasi yang strategis dengan harga yang lebih rendah.
  2. Pembeli yang sensitif terhadap harga seringkali tidak loyal dan akan beralih ke pengecer dengan harga yang lebih rendah. Sebaliknya, pelanggan yang berorientasi pada prestise senang berbelanja di pengecer dengan strategi kelas atas.  
  3. Lembaga baru seringkali mampu memiliki biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan format yang sudah ada. 
  4. Seiring pengecer naik dalam roda, mereka biasanya melakukannya untuk meningkatkan penjualan, memperluas target pasar, dan meningkatkan citra mereka. 
Strategi Ritel Alternatif

Roda ritel menunjukan 3 posisi strategi dasar : kelas bawah, menengah, dan atas. Strategi menengah mungkin memiliki beberapa masalah jika peritel di posisi ini tidak dianggap unik. Dalam format yang matang seperti department store, pesaing di kelas atas dan bawah dapat merebut pangsa pasar dari peritel kelas menengah seperti Sears. Strategi pemasarannya yang menjual beragam barang dan jasa dengan harga menengah, dan kegagalan untuk mengantisipasi dan bereaksi karena department store telah terbagi menjadi dua pendekatan terpisah (satu di kelas bawah dan satu di kelas atas), mengancam kelangsungan hidupnya sebagai peritel. Gambar dibawah ini menunjukkan alternatif yang berlawanan dalam mempertimbangkan bauran strategi.

Siklus Hidup Ritel
Konsep siklus hidup ritel menyatakan bahwa lembaga ritel seperti barang dan jasa yang mereka jual melalui tahap-tahap hidup yang dapat diidentifikasi : 1. pengenalan (pertumbuhan awal), 2. pertumbuhan (perkembangan yang dipercepat), 3. kematangan, dan 4. penurunan. Arah dan kecepatan perubahan institusi dapat diinterpretasikan dari konsep ini. Gambar di atas menunjukkan lima tahap siklus hidup ritel.

Pendekatan untuk Saluran Ritel

Faktor-faktor yang menyebabkan ketidakpuasan meliputi :
  1. Masalah pengiriman. Ketidakpuasan pelanggan meliputi keterlambatan pengiriman atau tidak terkirim, klaim yang menipu, barang rusak atau pecah, menerima barang yang salah, dan kurangnya informasi.
  2. Surat sampah atau “surat tidak penting”
  3. Kekhawatiran privasi. Banyak konsumen khawatir nama dan informasi lainnya dijual oleh broker dan penjual daftar.
Pengertian Jaringan Seluruh Dunia(web)
Jaringan Seluruh Dunia (Web) adalah salah satu cara mengakses informasi di internet, di mana orang-orang bekerja dengan alamat web (situs) dan halaman yang mudah digunakan. 

Peran Web dari sudut pandang pengecer:
  1. Proyeksikan kehadiran ritel dan tingkatkan citra pengecer.
  2. Jangkau konsumen yang tersebar secara geografis, termasuk konsumen asing.
  3. Berikan layanan pelanggan melalui email, hotlink, dan komunikasi lainnya. Jadilah lebih "personal"  
Pengertian Pemasaran Langsung
Dalam pemasaran langsung, pelanggan pertama kali diperkenalkan pada barang atau jasa melalui media nonpersonal (surat langsung, TV, radio, majalah, surat kabar, komputer, tablet, atau perangkat seluler), lalumemesan melalui surat, telepon, atau faks (dan semakin banyak melalui komputer, telepon pintar, atau tablet).

Pemasaran langsung memiliki sejumlah keuntungan bisnis yang strategis:
  • Pemasar langsung bisa mendapatkan harga yang lebih rendah (karena biaya yang lebih rendah) dibandingkan pengecer di toko.
  • Segmen konsumen tertentu ditentukan melalui surat yang ditargetkan.
  • Pelanggan berbelanja dengan nyaman tanpa kerumunan, kemacetan parkir, atau antrean di kasir.
Pemasaran langsung juga mempunyai batasannya, tetapi tidak sepenting batasan penjualan langsung:
  1. Produk tidak dapat diperiksa sebelum dibeli.
  2. Bahkan katalog yang sukses sering kali menarik pembelian dari kurang dari 10 persen penerima.
  3. Katalog cetak dipersiapkan jauh hari sebelumnya, menyebabkan kesulitan dalam perencanaan harga dan gaya.
Tren yang sedang berkembang
Beberapa tren relevan untuk pemasaran langsung: aktivitas pemasar langsung yang terus berkembang, gaya hidup konsumen yang berubah, meningkatnya persaingan, semakin meluasnya penggunaan ritel omnichannel, peran baru katalog dan TV, kemajuan teknologi, dan minat terhadap pemasaran langsung global.

Menjalankan Direct Strategi Pemasaran







Konsumen Global Ritel Online Pembelian, (kategori produk tertentu)









TERIMA KASIH

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 1