Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 5

Gambar
NAMA : DUTA ATMA JATI AJI NUGROHO KELAS : 7B1 MANAJEMEN NIM : 222010200014 MATKUL : MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS PENARGETAN PELANGGAN Targeting customer → menentukan kelompok pelanggan utama yang jadi sasaran bisnis. Contoh sederhananya : Uniqlo Indonesia menargetkan remaja dan profesional muda yang menyukai pakaian simpel dan nyaman, lalu menyesuaikan produk serta promosi dengan gaya hidup mereka. G athering information → mengumpulkan data tentang perilaku dan kebutuhan pelanggan.  Contoh sederhananya : ZARA memantau tren di media sosial dan data penjualan untuk tahu model pakaian yang sedang populer. Artinya : perusahaan harus menganalisis keenam faktor ini secara terpadu. Peritel perlu memahami demografi dan gaya hidup konsumennya, mengidentifikasi kebutuhan mereka, mengantisipasi perilaku berbelanja mereka, dan merumuskan tindakan (strategi) yang tepat sambil selalu mempertimbangkan dinamika faktor lingkungan di sekitar mereka. Table (7-1) , menampilkan data statistik p...

RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 4

Gambar
NAMA : DUTA ATMA JATI AJI NUGROHO KELAS : 7B1 MANAJEMEN NIM : 222010200014 MATKUL : MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS JENIS BISNIS RITEL BERDASARKAN BENTUK DAN KEPEMILIKANNYA Klasifikasi Metode untuk Lembaga Ritel Pengertian Klasifikasi Kepemilikan Peritel independen memiliki satu unit ritel. Pengecer independen memanfaatkan basis pelanggan yang sangat tertarget dan melayani pembeli dengan cara yang ramah dan informal. Komunikasi dari mulut ke mulut sangat penting. Pengecer ini tidak boleh mencocba melayani terlalu banyak pelanggan atau terlibat dalam harga pasar. Ritel berantai ( chain retail ) mengoperasikan beberapa gerai (unit toko) di bawah kepemilikan yang sama. Ritel rantai memanfaatkan citra merek yang sudah dikenal luas, skala ekonomi, dan kemungkinan promosi massal. Franchising /Waralaba merupakan perjanjian kontrak antara pemberi waralaba (produsen, distributor, atau penyedia layanan) dan penerima waralaba ritel, yang memungkinkan penerima waralaba untuk menjalankan usa...

RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 3

Gambar
NAMA : DUTA ATMA JATI AJI NUGROHO KELAS : 7B1 MANAJEMEN NIM : 222010200014 MATKUL : MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS PERENCANAAN STRATEGI DALAM BISNIS RITEL Elemen Strategi Ritel Gambar ini menunjukkan tahapan perumusan strategi ritel, yaitu langkah-langkah sistematis yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan ritel untuk mencapai tujuan bisnisnya. Analisis Situasi – Menilai kondisi internal dan eksternal perusahaan, seperti misi organisasi, kepemilikan, dan kategori produk. Tujuan – Menetapkan target yang ingin dicapai, seperti penjualan, laba, dan kepuasan pelanggan. Identifikasi Konsumen – Menentukan pasar sasaran dan memilih pendekatan pemasaran (massal, terkonsentrasi, atau terdiferensiasi). Strategi Keseluruhan – Merumuskan strategi dengan mempertimbangkan variabel yang dapat dan tidak dapat dikendalikan. Kegiatan Spesifik – Mengimplementasikan strategi dalam operasi harian dan penyesuaian terhadap lingkungan. Kontrol – Mengevaluasi hasil strategi dan melakukan penyesuaian bi...

RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 2

NAMA : DUTA ATMA JATI AJI NUGROHO KELAS : 7B1 MANAJEMEN NIM : 222010200014 MATKUL : MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS Membangun dan Mempertahankan Hubungan dalam Bisnis Retail Konsep Dasar Hubungan dalam Bisnis Ritel Hubungan dalam bisnis ritel dapat didefinisikan sebagai proses jangka panjang antara peritel dan pelanggan yang bertujuan menciptakan nilai berkelanjutan bagi kedua belah pihak. Dalam konteks ini, hubungan tidak berhenti pada satu kali transaksi, tetapi melibatkan serangkaian interaksi berulang yang membangun rasa percaya, kepuasan, dan loyalitas pelanggan. Terdapat dua jenis hubungan utama: Hubungan dengan pelanggan: Fokus pada membangun pengalaman positif, kepuasan, dan loyalitas pelanggan melalui layanan yang konsisten. Hubungan dalam saluran distribusi: Melibatkan koordinasi antara peritel dengan produsen dan grosir untuk memastikan rantai pasok berjalan efisien. Hubungan ritel yang baik harus saling menguntungkan, transparan, dan berkelanjutan. Retailer perlu memaha...

RESUME MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS 1

Gambar
NAMA : DUTA ATMA JATI AJI NUGROHO KELAS : 7B1 MANAJEMEN NIM : 222010200014 MATKUL : MANAJEMEN RITEL DAN START UP BISNIS RUANG LINGKUP BISNIS RITEL Ruang lingkup bisnis ritel mencakup seluruh aktivitas yang berkaitan dengan penjualan barang dan jasa secara langsung kepada konsumen akhir untuk memenuhi kebutuhan pribadi, rumah tangga, atau keluarga. Ruang lingkup bisnis ritel mencakup banyak hal contoh:  Melibatkan penjualan barang dan jasa langsung kepada konsumen akhir. Mencakup toko fisik dan digital. Berkontribusi besar terhadap ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Ritel menyumbang lebih dari sepertiga aktivitas ekonomi nasional. Jenis Produk Ritel Barang Tahan Lama :Kendaraan, furnitur, elektronik. Barang Tidak Tahan Lama: Makanan, minuman, pakaian. Jasa: Salon, restoran, transportasi digital. Sistem Distribusi Ritel Distribusi Eksklusif: produk dijual terbatas. Distribusi Intensif: produk tersedia luas. Distribusi Selektif: kombinasi dua pendekatan sesuai segmen pasar. Peluan...